Site Loader

Sebenarnya nama interface tidak harus diubah, juga tidak jadi masalah karena tidak akan mempengaruhi kinerja router namun cara ini perlu anda pertimbangkan berkaitan dengan kemudahan dalam management mikrotik itu sendiri, sebagai contoh:

Mungkin jika anda sendiri yang membuat konfigurasi mikrotik tersebut anda faham betul interface ether1 anda gunakan untuk apa dan sama dengan interface yang lainya. Namun jika suatu saat anda sedang ada di luar dan anda memiliki seorang rekan dalam perusahaan tersebut dan tibatiba bos anda meminta konfigurasi tambahan pada jaringan tersebut entah itu Firewall, QOS ataulain sebagainya dengan tujuan interface tertentu, tentu hal ini akan menyulitkan rekan anda bukan?. Karena rekan anda tidak faham harus menggunakan interface yang mana untuk rule tersebut.

Di sinilah kita gunakan salah satu fitur pada mikrotik ini yakni merubah nama interface pada mikrotik. Pada praktikum ini kita akan mengkonfigurasi 4 buah interface di mikrotik dengan rincian sebagai berikut:

1) Ether1 kita ubah menjadi 1.INET (Port yang digunakan untuk moneksi ke internet)
2) Ether2 kita ubah menjadi 2.DNS (Port yang digunakan untuk menghubungkan mikrotik ke debian)
3) Ether3 kita ubah menjadi 3.LAN (Port yang digunakan untuk menghubungkan mikrotik ke Client yang menggunakan kabel)
4) Ether4 kita ubah menjadi 4.AP (Port yang digunakan untuk menghubungkan mikrotik ke Client yang menggunakan Hotpsot/Wifi)

Langkah merubah nama interface mikrotik di winbox: Klik menu interface ->klik 2 kali pada interface yang akan diubah namanya -> Masukkan nama Klik Ok. Perhatikan gambar berikut ini:

Mengganti nama interface mikrotik

Post Author: admin

MikroTik Academy TKJ SMK DARUT TAQWA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *